pertama-tama jangan anggap saya master yah, coz saya juga masih belajar ok... ![]() |
ok, artikel nih sebenarnya hanya saya salin dari phpmanual, bagi yang dah pinter bahasa inggris silahkan download langsung
DISINI
oiya bagian ini akan terus saya lengkapi sampai saya rasa cukup untuk di pahamai sebagai dasar php..
>>Sintaks
Spoiler sintaks
agar kode2 php bisa di parsing, tentu dia harus di kenali sebagai code php, nah untuk itu maka code2 php harus berada di dalam tag yang diawali <?php dan di akhiri ?> dan file harus berekstensi .php
ada empat macam sintaks yang bisa di gunakan yaitu:
1. <?php ... ?>
2. <script language="php">
...
</script>
3. <? ... ?>
4. <% ... %> ---> asp tags
tapi saya sarankan pakai yang no.1 coz saya pernah menemukan kode2 php saya tidak berjalan ketika pakai yg selain no.1
contoh:
perintah eksekusi
dari skrip diatas koq ada semicolon " ; " yah... nah gunanya semicolon adalah untuk memisahkan statement satu dengan yang lain, atau blok satu dengan blok yang lain, dan sebagai penanda untuk mengeksekusi statement tersebut.
apa akibatnya kalo begini:
akibatnya akan muncul pesan error yaitu syntax error type, kok bisa, itu karena fungsi echo yang pertama tidak di tutup atau dipisahkan dari fungsi setelahnya yaitu echo yang kedua
apa akibatnya kalo begini
hasilnya akan sama dengan contoh, kok ga error, khan ga di tutup, hmm karena echo yang kedua akan di tutup secara otomatis oleh tag "?>"
coba yang ini:
loh kok ga ada tag penutup php tapi kok jalan,.. yup karena semicolon pada fungsi echo sudah menutup dan sekaligus memerintahkan php untuk melakukan parsing, maka tanpa/lupa menuliskan tag penutup php ga akan menimbulkan masalah..
ada empat macam sintaks yang bisa di gunakan yaitu:
1. <?php ... ?>
2. <script language="php">
...
</script>
3. <? ... ?>
4. <% ... %> ---> asp tags
tapi saya sarankan pakai yang no.1 coz saya pernah menemukan kode2 php saya tidak berjalan ketika pakai yg selain no.1
contoh:
- Code: Select all
<?php
echo" belajar php itu asyik loh...";
echo"semangat...!!!";
?>
perintah eksekusi
dari skrip diatas koq ada semicolon " ; " yah... nah gunanya semicolon adalah untuk memisahkan statement satu dengan yang lain, atau blok satu dengan blok yang lain, dan sebagai penanda untuk mengeksekusi statement tersebut.
apa akibatnya kalo begini:
- Code: Select all
<?php
echo" belajar php itu asyik loh..."
echo"semangat...!!!";
?>
akibatnya akan muncul pesan error yaitu syntax error type, kok bisa, itu karena fungsi echo yang pertama tidak di tutup atau dipisahkan dari fungsi setelahnya yaitu echo yang kedua
apa akibatnya kalo begini
- Code: Select all
<?php
echo" belajar php itu asyik loh...";
echo"semangat...!!!"
?>
hasilnya akan sama dengan contoh, kok ga error, khan ga di tutup, hmm karena echo yang kedua akan di tutup secara otomatis oleh tag "?>"
coba yang ini:
- Code: Select all
<?php
echo" belajar php itu asyik loh...";
echo"semangat...!!!";
loh kok ga ada tag penutup php tapi kok jalan,.. yup karena semicolon pada fungsi echo sudah menutup dan sekaligus memerintahkan php untuk melakukan parsing, maka tanpa/lupa menuliskan tag penutup php ga akan menimbulkan masalah..
>>Variabel
Spoiler Variabel
variabel php di representasikan dengan tanda dollar dan diikuti nama variabel, dan nama variabel nih case-sensitive
tata cara penamaan variabel:
karakter pertama harus huruf antara A-Z atau underscore, baru kemudian di ikuti oleh karakter lain berupa huruf angka atau underscore
contoh:
$nama_variabel
$Nama_variabel // berbeda dengan yg diatas , karena case-sensitive
$9variabel // ini salah, karena diawali dengan angka
$_9variabel // ini benar , karena karakter awal berupa underscore
Variabel Terdefinisi
nah bahasa kerennya adalah predefined variable
contohnya $_SERVER . ok saya tidak akan memberikan contoh yang terlalu banyak, ntar malah jadi pusing, kita bahas yang akan sering kita temui adja dulu yah...
$_POST, ini adalah variabel terdefinisi, variabel yang satu nih akan me represent/menampilkan kembali variabel yang di POST dari luar contoh kasus:
kode html nih ketika di post/kirim/submit ke lokasi yg akan mengolahnya, maka dia akan di bantu oleh $_POST untuk dikenali sebagai variabel.
penggunaannya begini:
jadi yg akan ditangkap adalah attribut name pada element input...
* Superglobals ? Superglobals adalah variabel yg sudah tertanam secara otomatis , dan bisa berjalan/menjangkau semua ruang
dan masih banyak lagi...
Variabel dari Variabel
nah kalo yang ini langsung pake contoh adja yah, biar cepet
contoh
hasil outputnya adalah
dapat disimpulkan bahwa variabel $motor memiliki value/nilai berupa "honda", yang juga sekaligus berupa variabel yang memiliki nilai/value yaitu "supra"
jadi variabel $motor mengandung nilai "honda" dan "honda" mengandung nilai yaitu "supra"
cara penggunaannya seperti diatas,cara lain yaitu seperti nih echo "$motor $honda";
Variabel dari Luar
yang ini saya rasa sudah bisa dipahami pada contoh penggunaan $_POST, jadi yang akan di ambil dan dikenalkan sebagai variabel adalah attribute dari element yang bernama name.
name-nya di ambil sebagai nama variabelnya dan valuenya otomatis adalah value yg diketik/pilih secara manual atau sebelumnya dah di presentasikan pada attribut dari element itu..
kalo ga ngerti apa itu attribut, apa itu elemet,... sekaligus adja saya jelasin dikit langsung berupa contoh yah, biar nyambung gtu heheheh
contoh
dalam dokument html diatas ada 1 parent element yaitu body dan 1 child element yaitu input
masing masing element memiliki attribut
element body attributnya adalah background,width dan id
element inputattributnya adalah type dan nama
hmm begono coy... yuk lanjut...
tata cara penamaan variabel:
karakter pertama harus huruf antara A-Z atau underscore, baru kemudian di ikuti oleh karakter lain berupa huruf angka atau underscore
contoh:
$nama_variabel
$Nama_variabel // berbeda dengan yg diatas , karena case-sensitive
$9variabel // ini salah, karena diawali dengan angka
$_9variabel // ini benar , karena karakter awal berupa underscore
Variabel Terdefinisi
nah bahasa kerennya adalah predefined variable
contohnya $_SERVER . ok saya tidak akan memberikan contoh yang terlalu banyak, ntar malah jadi pusing, kita bahas yang akan sering kita temui adja dulu yah...
$_POST, ini adalah variabel terdefinisi, variabel yang satu nih akan me represent/menampilkan kembali variabel yang di POST dari luar contoh kasus:
- Code: Select all
<input type="text" name="variabel_luar" />
kode html nih ketika di post/kirim/submit ke lokasi yg akan mengolahnya, maka dia akan di bantu oleh $_POST untuk dikenali sebagai variabel.
penggunaannya begini:
- Code: Select all
<?Php
$nama_terserah=$_POST['variabel_luar'];
jadi yg akan ditangkap adalah attribut name pada element input...
* Superglobals ? Superglobals adalah variabel yg sudah tertanam secara otomatis , dan bisa berjalan/menjangkau semua ruang
- Code: Select all
* $GLOBALS ? mereferensikan/memberi acuan variabel2 yang mungkin ada pada jangkauan global
* $_SERVER ? memunculkan informasi2 server seperti document root, path dan IP, dan masih banyak lagi...
* $_GET ? Variabel yg bertipe array yang di ambil via URL
* $_POST ? Variabel yg bertipe array yang di ambil melalui metode HTTP POST
* $_FILES ? Variabel yg bertipe array yang di ambil melalui motode HTTP POST dari beberapa item yang di upload
* $_REQUEST ? Variabel yg bertipe array , defaultnya berisi informasi dari variabel $_GET, $_POST, dan $_COOKIES
* $_SESSION ? variabel sesi
dan masih banyak lagi...
Variabel dari Variabel
nah kalo yang ini langsung pake contoh adja yah, biar cepet
contoh
- Code: Select all
<?php
$motor="honda";
$$motor="supra";
echo" $motor ${$motor} ";
?>
hasil outputnya adalah
honda supra
dapat disimpulkan bahwa variabel $motor memiliki value/nilai berupa "honda", yang juga sekaligus berupa variabel yang memiliki nilai/value yaitu "supra"
jadi variabel $motor mengandung nilai "honda" dan "honda" mengandung nilai yaitu "supra"
cara penggunaannya seperti diatas,cara lain yaitu seperti nih echo "$motor $honda";
Variabel dari Luar
yang ini saya rasa sudah bisa dipahami pada contoh penggunaan $_POST, jadi yang akan di ambil dan dikenalkan sebagai variabel adalah attribute dari element yang bernama name.
name-nya di ambil sebagai nama variabelnya dan valuenya otomatis adalah value yg diketik/pilih secara manual atau sebelumnya dah di presentasikan pada attribut dari element itu..
kalo ga ngerti apa itu attribut, apa itu elemet,... sekaligus adja saya jelasin dikit langsung berupa contoh yah, biar nyambung gtu heheheh
contoh
- Code: Select all
<body background="" width="" id="">
<input type="text" name="nama" />
</body>
dalam dokument html diatas ada 1 parent element yaitu body dan 1 child element yaitu input
masing masing element memiliki attribut
element body attributnya adalah background,width dan id
element inputattributnya adalah type dan nama
hmm begono coy... yuk lanjut...
>>Constant
Spoiler constant
ok skarang kita perintahkan otak untuk tetep semangat, perjalanan masih panjang tapi ini bakal menyenangkan... ![]() |
nah constant nih hampir mirip dengan variabel, tapi sayangnya kalo contstan nilainya tidak bisa berubah2, namanya juga constant.
syntaknya begini
- Code: Select all
<?php
define("NAMA_CONSTANT","Nilainya disini");
echo NAMA_CONTANT;
?>
ouputnya adalah nilainya disini
oiya aturan penamaan sama dengan penamaan variabel, tapi kalo yg nih, namanya harus/wajib huruf besar semua. nilainya terserah anda.
magic constant
nah seperti halnya ada variabel terdefinisi, maka mungkin inipun mirip kali yah, dan inilah para constant2 yg ajaib itu:
__LINE__
__FILE__
__DIR__
__FUNCTION__
__CLASS__
__METHOD__
__NAMESPACE__
kira2 apa yang akan terjadi bila kita gunakan constant2 ini, maka jawabannya adalah cobalah sendiri, kalo dijelasin, ntar malah jadi pemalas, biasanya kalo di coba nempel diotak lama. jadi bagian yang ini tidak akan di jelasin apa hasil outpunya, tapi saya akan berikan cara menggunakanya, yaitu:
penting!!
contstant tidak bisa di parsing dalam qoute baik double quote apalagi single quote, juga tidak bisa di parsing dalam kurung kawal seperti variabel dari variabel , jadi satu2nya cara adalah merangkaikannya, dah pada tau khan tanda yg digunakan untuk merangkai string, yup benar sekali yaitu tanda titik, jadi begini kira2:
- Code: Select all
echo"ini string".__FILE__;
coba masukkan dalam quote dan tanda nih { }, kira2 apa yang terjadi,.. ntuh jawabannya baru dah saya tulis diatas, hehheheheh
>>Expressions
Spoiler exkpresi
sebenernya agak bingung juga nyari definisi yang pas buat expresion nih.
dalam php apapun yang kita tulis itu adalah expressions, tapi definisi yang bisa kita pegang, karena lebih mendekati kebenaran adalah bahwa expressions itu adalah "apapun yang memiliki nilai"
contoh:
semua yg ditulis diatas ntuh adalah expressions, loh khan yang $var ga ada nilainya, kok masuk sebagai expression, hmmm siapa bilang dia tidak memiliki nilai, nilainya adalah kosong
dan expression yang paling kompleks adalah function... ntar kita bahas tuh dibawah.. ok.
kayaknya cukup segini adja deh untuk expressions
dalam php apapun yang kita tulis itu adalah expressions, tapi definisi yang bisa kita pegang, karena lebih mendekati kebenaran adalah bahwa expressions itu adalah "apapun yang memiliki nilai"
contoh:
- Code: Select all
$var;
$var=2;
$var=$var + 1;
semua yg ditulis diatas ntuh adalah expressions, loh khan yang $var ga ada nilainya, kok masuk sebagai expression, hmmm siapa bilang dia tidak memiliki nilai, nilainya adalah kosong
dan expression yang paling kompleks adalah function... ntar kita bahas tuh dibawah.. ok.
kayaknya cukup segini adja deh untuk expressions
>>Operators
operator ntuh ada 12 macam, yang bakalan sering di pake paling cuma aritmatika, perbandingan dan logika, semuanya dah dibahas sama ciebal dibawah hehhe thanks master ciebal..

>>Control Stucture
Spoiler control structure
Note:operator yang akan sering digunakan dalam expression di struktur kondisi adalah operator logika dan perbandingan, yang sudah di jelasin sama ciebal dibawah nih...
If
Sintak if saja:
script diatas akan dijalankan bila expressionnya bernilai benar
Sintaks If else:
Sintaks if elseif:
ini digunakan apabila melibatkan banyak alternatif
contoh:
switch
Sintaks
switch(expression)
{
case expresion_case_1:
statement_1;
Break;
case expresion_case_2:
statement_2;
Break;
...
default:
bila tidak memenuhi semua expression di atas
}
contoh:ngambil case dari contoh di atas adja yah
While
sintaks:
while(expression)
{
statements:
}
script ini akan melakukan perulangan terhadap statement selama expression bernilai true, dan akan berakhir sampai expression bernilai false
kebalikan dari while adalah do-while:
do while
do{
statements;
}while(expression);
contoh:
FOR
for juga sama dengan while yaitu pengontrol struktur perulangan/loop
sintaks:
for(exp1;exp2;exp3)
{
statements;
}
exp1:adalah batas bawah, atau nilai awal
exp2:batas atas, atau nilai akhir yang akan menghentikkan proses looping
exp3: adalah pengatur nilai variabel exp1
contoh:
BREAK, CONTINUE,EXIT
jika kita melakukan perulangan dari 1 sampai 10 tapi ingin di tampilkan sampai 5 saja, gimana? maka gunakan Break, dengan sebelumnya menggunakan bantuan IF
contoh
script diatas hanya akan melakukan print sampai menemukan variabel $i bernilai 5.
tapi jika menggunakan CONTINUE, maka sama artinya melangkahi/menloncati proses tertentu, contohnya:
proses diatas akan meloncati proses print pada variabel yang bernilai kurang dari dan sama dengan 5.
exit
gunanya exit hanya akan melakukan interupsi, maksudnya akan menghentikan proses parsing setelah nya, baik setelah ?> termasuk tag2 html
Tambahan
1) pada control structure ada operator ? :, ini gunanya mirip dengan if sintaksnya begini:
$a<$B ? true : false ;
contohnya:
script diatas akan menampilkan nilai variabel $a jika expression $a>$b bernilai true.
2) penggunaan curly braces atau kurung krawal yg begini { }, bisa di ganti dengan : dan end_;
contohnya pada while:
while():
staements;
endwhile;
If
Sintak if saja:
- Code: Select all
if (expression)
{
kumpulan statement, kalo cuma satu, ga perlu pakai { }, ga pa pa;
}
script diatas akan dijalankan bila expressionnya bernilai benar
Sintaks If else:
- Code: Select all
if (expression)
{
block ini akan dijalankan bila expression bernilai true
}else{
block ini akan dijalankan bila expression bernilai false
}
Sintaks if elseif:
ini digunakan apabila melibatkan banyak alternatif
contoh:
- Code: Select all
<?php
$nilai=$_POST['nilai'];
if($nilai>=90 && $nilai <=100)
print("A");
elseif($nilai>=80 && $nilai <90)
print("B");
elseif($nilai>=70 && $nilai <80)
print("C");
elseif($nilai>=60 && $nilai <70)
Print("D");
else
Print("muncul bila tidak memenuhi semua expression diatas");
?>
switch
Sintaks
switch(expression)
{
case expresion_case_1:
statement_1;
Break;
case expresion_case_2:
statement_2;
Break;
...
default:
bila tidak memenuhi semua expression di atas
}
contoh:ngambil case dari contoh di atas adja yah
- Code: Select all
switch($nilai=50)
{
case $nilai>=90 && $nilai <=100:
print("A");;
Break;
case $nilai>=80 && $nilai <90:
print("B");
Break;
case $nilai>=70 && $nilai <80:
print("C");
Break;
case $nilai>=60 && $nilai <70:
print("D");
Break;
case $nilai>=50 && $nilai <60:
print("E");
Break;
default:
print("input nilai salah");
}
While
sintaks:
while(expression)
{
statements:
}
script ini akan melakukan perulangan terhadap statement selama expression bernilai true, dan akan berakhir sampai expression bernilai false
kebalikan dari while adalah do-while:
do while
do{
statements;
}while(expression);
contoh:
- Code: Select all
<?php
$n=1;
while($n<=10){
print("$n");
$n++;
}
?>
<?php
$n=1;
do{
print("$n");
$n++;
}
while($n<=10);
?>
FOR
for juga sama dengan while yaitu pengontrol struktur perulangan/loop
sintaks:
for(exp1;exp2;exp3)
{
statements;
}
exp1:adalah batas bawah, atau nilai awal
exp2:batas atas, atau nilai akhir yang akan menghentikkan proses looping
exp3: adalah pengatur nilai variabel exp1
contoh:
- Code: Select all
for($i=1;$i<=10;$i++){
print("$i");
}
BREAK, CONTINUE,EXIT
jika kita melakukan perulangan dari 1 sampai 10 tapi ingin di tampilkan sampai 5 saja, gimana? maka gunakan Break, dengan sebelumnya menggunakan bantuan IF
contoh
- Code: Select all
for($i=1;$i<=10;$i++){
print("$i");
if($i==5)
break;
}
script diatas hanya akan melakukan print sampai menemukan variabel $i bernilai 5.
tapi jika menggunakan CONTINUE, maka sama artinya melangkahi/menloncati proses tertentu, contohnya:
- Code: Select all
<?php
for($i=1;$i<=10;$i++){
if($i<=5)
continue;
print("$i");
}
proses diatas akan meloncati proses print pada variabel yang bernilai kurang dari dan sama dengan 5.
exit
gunanya exit hanya akan melakukan interupsi, maksudnya akan menghentikan proses parsing setelah nya, baik setelah ?> termasuk tag2 html
Tambahan
1) pada control structure ada operator ? :, ini gunanya mirip dengan if sintaksnya begini:
$a<$B ? true : false ;
contohnya:
- Code: Select all
<?php
$a=5;
$b=3;
$a>$b ? $a : $b;
?>
script diatas akan menampilkan nilai variabel $a jika expression $a>$b bernilai true.
2) penggunaan curly braces atau kurung krawal yg begini { }, bisa di ganti dengan : dan end_;
contohnya pada while:
while():
staements;
endwhile;
>>Functions
Spoiler function
fungsi adalah sekumpulan statement dalam satu blok yang gunanya untuk mengembalikan suatu nilai tertentu
sintaks:
nama_fungsi, penamaan sama dengan penamaan variabel
parameter:
-bisa kosong
-bisaberupa satu atau beberapa variabel, memiliki nilai maupun blum.
-nilai yg disertakan bisa berupa string atau integer.
contoh:
diatas bisa kita liat parameternya tidak memeiliki nilai, tetapi nilainya akan di deklarasikan langsung ketika di panggil, contoh pemanggilannya seperti nih
fungsi return dalam fungsi itu akan menghentikan proses $return dan memberikan nilai balik, nih gunanya ketika ada pemanggilan fungsi yang lebih dari satu kali.
hmm bisa di mengerti ga yah... hheheheh
. hmmm yang penting bisa mendeklarasikan fungsi dan tau untuk apa fungsi itu dibuat serta cara kerjanya, itu adja dulu sih..
sintaks:
- Code: Select all
funstion nama_fungsi(parameter){
statements;
}
nama_fungsi, penamaan sama dengan penamaan variabel
parameter:
-bisa kosong
-bisaberupa satu atau beberapa variabel, memiliki nilai maupun blum.
-nilai yg disertakan bisa berupa string atau integer.
contoh:
- Code: Select all
function kuadrat($var){
$return= $var * $var;
print("$return");
return $return;
}
diatas bisa kita liat parameternya tidak memeiliki nilai, tetapi nilainya akan di deklarasikan langsung ketika di panggil, contoh pemanggilannya seperti nih
- Code: Select all
kuadrat(5);
fungsi return dalam fungsi itu akan menghentikan proses $return dan memberikan nilai balik, nih gunanya ketika ada pemanggilan fungsi yang lebih dari satu kali.
hmm bisa di mengerti ga yah... hheheheh
. hmmm yang penting bisa mendeklarasikan fungsi dan tau untuk apa fungsi itu dibuat serta cara kerjanya, itu adja dulu sih..
>>Array
Spoiler array
jika diatas kita sudah mengenal variabel, maka saya rasa akan lebih mudah mengenal array nih.. kita tentu sudah tau sifat variabel, yaitu memiliki nilai, dan nilainya bisa di ganti2. nah array tak jauh beda dengan variabel, karena aaray juga mewarisi sifat yang sama, cuma bedanya, kalo variabel hanya mengandung satu nilai, sementara Array mampu mengandung lebih dari satu nilai
contoh:
masing masing nilai itu memiliki indeks atau pengenal, secara default indeksnya di mulai dari 0, jadi kalo kita pengen munculin hari rabu, maka kita akan gunakan echo "$hari[2]"; untuk memunculkannya.
indeks atau pengenal juga bisa berupa string contoh:
bila ingin menampilkan seluruh isi array saya biasanya menggunakan 2 cara
1.pakai foreach, nih pada umumnya pakai ini
2.nah kalo indeksnya berupa defaultnya, yaitu deretan angka dari 0, maka saya akan menggunakan alternatif lain yaitu pakai looping dengan while atau for
contoh:
contoh:
- Code: Select all
$hari=array('senin', 'selasa','rabu','kamis','jumat','sabtu','minggu');
masing masing nilai itu memiliki indeks atau pengenal, secara default indeksnya di mulai dari 0, jadi kalo kita pengen munculin hari rabu, maka kita akan gunakan echo "$hari[2]"; untuk memunculkannya.
indeks atau pengenal juga bisa berupa string contoh:
- Code: Select all
$hari=array('satu'=>'senin',
'dua'=>'selasa',
'tiga'=>'rabu');
atau bisa juga begini:
$hari['satu']="senin";
$hari['dua']="selasa";
bila ingin menampilkan seluruh isi array saya biasanya menggunakan 2 cara
1.pakai foreach, nih pada umumnya pakai ini
- Code: Select all
<?Php
$hari=array('satu'=>'senin',
'dua'=>'selasa',
'tiga'=>'rabu');
foreach($hari as $h){
echo"$h
";
} ?>
2.nah kalo indeksnya berupa defaultnya, yaitu deretan angka dari 0, maka saya akan menggunakan alternatif lain yaitu pakai looping dengan while atau for
contoh:
- Code: Select all
$hari=array('senin','selasa','rabu');
for($r=0;$r<count($hari);$r++){
echo"$hari[$r] <br/>";
} ?>















)


